Jumat, Desember 03, 2010

Menunggu Hujan Kembali

Hujan pun telah dibawa pergi
Beserta pula mendung dan pelangi
Pria itu hanya tinggalkan janji
Kalau hanya hangatnya matahari
Yang akan kekasih hatinya temui setiap hari

Kekasih hati?
Wanita itu bahkan tak bermimpi jadi belahan hati
Dia hanya mau hujannya kembali
dengan mendung yang mengawali
dan pelangi yang mengiringi

Karena hanya hujanlah yang memberinya alasan bangun pagi
Bukan matahari
Karena hanya hujanlah yang bisa menutupi
Jejak tangisnya di malam hari
Bukan matahari
Karena hanya hujanlah yang bisa melucuti
Rindunya yang terus terenda tanpa bisa berhenti
Bukan matahari
Karena hanya hujanlah yang bisa bernyanyi
lagu kenangan akan pria yang takkan kembali
Bukan matahari

Dan duduklah dia di kursi taman ini
Menunggu hujannya kembali
Tapi nyala asanya semakin menepi
Ia tahu hujan takkan kembali, tapi ia tetap menanti

2 komentar:

Asakura Sena mengatakan...

hihi.. bagus... inspirasinya dari siapa seh?

dari sini ya http://inspirational-conspiracy.blogspot.com/2010/12/di-hari-hujan-mati.html

*promosi terselubung =))

mbakanggun mengatakan...

to sena : (-__-!)