Senin, Juni 11, 2007

Surga (bukan) di telapak kaki wanita

Aku membawa ranjang kehidupan di tubuhku
Di mana suatu hari ada dentang nafas
Terdengar di sela lirihnya aliran darahku

Ada surga di tubuhku
Di mana terkadang aku mengutuknya
Karena surga itu bukan aku yang mengecapnya

Ada keindahan terpahat di tubuhku
Di mana indah menjadi bencana
Oleh mereka yang anggap indah hanya pantas untuk diinjak

Aku bangga
Aku mengutuk

Aku diam
Aku bisa apa?

7 komentar:

BuRuNG mengatakan...

not something like that in my opinion.. such a beautiful hell that most every man love it, hihi...

pinkanabiz! mengatakan...

there's only slight difference between art and porn......
For this, i prefer to think it's an art he,,he,,

btari-yang-anggun mengatakan...

Masak bapak2 aja yang komen?
Ibu2 juga dong,...

Additional PS : Glad to see u again, Bur...

Anonim mengatakan...

hadir!

Endah mengatakan...

Hadir!!!!

btari-yang-anggun mengatakan...

anonymous itu siapa ya?

die4pleasure mengatakan...

Is it really like that??btw gud post.i luv it.dalem bgt